Laman

Rabu, 28 Desember 2016

Kuliah Sambil Usaha

Mahasiswa identik dikenal dengan sebutan agen of change dan juga agen of control. Yaitu merupakan seorang penggerak perubahan dalam tatanan masyarakat sekaligus sebagai pengontrol kebijakan pemerintahan.

Namun dibalik itu semua mahasiswa tidak hanya dituntuk untuk mengejar nilai akademik saja, tetapi mahasiswa juga harus bagimana carnya untuk hidup secara mandiri dan berkarya dengan cara-cara yang kreatif.

Kemandirian mahasiswa artinya tidak hanya bergantung pada kedua orang tua dan bahkan bantuan dari pemerintah. Maka sudah sepatutnya mahasiswa harus berpikir seribu cara agar dapat hidup secara imajiner. Namun kini, syukur telah banyak dikalangan mahasiswa yang sudah bisa mencari uang sendiri sambilan menuntut ilmu sebagai fokus utamanta

Seorang teman saya yang bernama Rendi Umbara yang saat ini sedang menuntut ilmu pada sebuah universitas ternama di Indonesia, kini ia telah menjadi seorang pedagang kripik pisang orderan. Sehari-harinya ia mengantar keripik yang telah diorder oleh pelanggan-pelabggan setianya setiap hari. Keripik yang Rendi jual adalah keripik aneka rasa, mulai dari rasa coklat, stroberry, keju, kopi dan 5 rasa lainnya.

Ia berjualan melalui media sisoal dengan cara memposting serta membroadcast setiap saat dari Blackberry massanger dan akun sosmed lain miliknya. Tiap harinya normal rendi selalu mendapat orderan 10 bungkus pesanan perhari. Harga perbungkus keripik yang ia jual hanya seharga Rp.25.000.

"Sekarang Alhamdulillah saya tidak sepenuhnya berkegantungan lagi dengan orang tua, dan juga saya dapat meringankan beban mereka terhadap saya dan keluarga" ungkap rendi kepada saya.
Rendi juga berharap agar semua mahasiswa bisa berkarya walaupun dengan cara yang berbeda yang penting itu halal dan bisa menghasilkan uang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar