Laman

Selasa, 27 Desember 2016

Manusia Dan Alam

Manusia pada hakikatnya ialah insan sosial yang diciptakan tuhan sebagai penggerak (mobilitas) alam (Nature).
Semua perubahan dan kehancuran semuanya adalah bagaian dari pertaggung jawaban setiap manusia baik sebagai individu maupun kelompok dalam setiap wilayah teritorial otoritas yang ia tempati.

Setiap zaman selalu ada seorang manusia sebagai pemimpin serta tokoh yang merupakan pondasi dari sebahagian kelompok pengikutnya. Dan setiap kata maupun perbuatannya adalah contoh sikap moralitas bagi setiap keseluruhan insan yang dipimpin dalam satu komando.

Adapu alam sebagai fasilitator kehidupan kita telah menjadi korban penghianatan eksistensi adanya manuisa. Manusia tidak menjaganya, malah sebaliknya merusak keberadannya sebagai penyeimbang kehidupan.

Alam yang rusak terkadang juga menandakan manusia yang rusak dalam suatu wilayah alam itu, begitu pula sebaliknya alam yang sehat menandakan manuisa yang sehat pada lingkungan tersebut.

Alam jugalah makhluk yang sebenar benarnya, ia hidup mengikuti kehendak manusia. Ia ada karna adanya manusia dan iapun akan tiada jika tiadanya lagi manusia yang menghargainya.

Maka sadarilah bahwa sesungguhnya alam dan manusia merupakan sepasang estetika yang teristimewa yang tuhan ciptakan sebagai pondasi bumi dan langit. Oleh karnanya nasib bumi dan langit dipertaruhkan oleh ketergantungan sikap keseimbangan antara hubungan alam dan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar